<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog Kang Arul &#187; Uncategorized</title>
	<atom:link href="http://kangarul.wordpress.com/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kangarul.wordpress.com</link>
	<description>365 Days to Becoming Success Writers...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Oct 2009 11:46:31 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='kangarul.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/fe4b14b79136c4a94e7fb19cd53fa1c7?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blog Kang Arul &#187; Uncategorized</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kangarul.wordpress.com/osd.xml" title="Blog Kang Arul" />
		<item>
		<title>Menulis: Ada Usaha dan Pengorbanan Waktu</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com/2009/07/11/menulis-ada-usaha-dan-pengorbanan-waktu/</link>
		<comments>http://kangarul.wordpress.com/2009/07/11/menulis-ada-usaha-dan-pengorbanan-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 22:17:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novelis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangarul.wordpress.com/2009/07/11/menulis-ada-usaha-dan-pengorbanan-waktu/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Setiap malem ampe pagi?&#8221;
&#8220;Iya?&#8221;
&#8220;Setiap malem?&#8221;
&#8220;Lho kok diulang lagi?&#8221;
&#8220;Setiap malem?&#8221;
Saya cuma tersenyum&#8230;
&#8220;Luar biasa.&#8221;
&#8220;He.. bukan luar biasa.&#8221;
&#8220;Habis apalagi? Kan kalo tiap malem ampe pagi nulis dan rutin itu kan namanya luar biasa. Saya aja sering bingung kapan waktu mau nulisnya.&#8221;
&#8220;Itu namanya kebiasaan.&#8221;
&#8220;Kebiasaan?&#8221;
&#8220;Iya lah. Kalo emang mau menjalani profesi menulis, ya harus membiasakan diri punya jam kerja.&#8221;
&#8220;Jam kerja?&#8221;
&#8220;Istilahnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=129&subd=kangarul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8220;Setiap malem ampe pagi?&#8221;<br />
&#8220;Iya?&#8221;<br />
&#8220;Setiap malem?&#8221;<br />
&#8220;Lho kok diulang lagi?&#8221;<br />
&#8220;Setiap malem?&#8221;<br />
Saya cuma tersenyum&#8230;<br />
&#8220;Luar biasa.&#8221;<br />
&#8220;He.. bukan luar biasa.&#8221;<br />
&#8220;Habis apalagi? Kan kalo tiap malem ampe pagi nulis dan rutin itu kan namanya luar biasa. Saya aja sering bingung kapan waktu mau nulisnya.&#8221;<br />
&#8220;Itu namanya kebiasaan.&#8221;<br />
&#8220;Kebiasaan?&#8221;<br />
&#8220;Iya lah. Kalo emang mau menjalani profesi menulis, ya harus membiasakan diri punya jam kerja.&#8221;<br />
&#8220;Jam kerja?&#8221;<br />
&#8220;Istilahnya samalah kayak pegawai kantoran, masuk pagi pulang sore. Setiap hari dan rutin.&#8221;<br />
&#8220;Emang harus begitu ya?&#8221;<br />
&#8220;Gak juga. Tapi itu hanyalah pilihan; mau sekadar menulis atau emang mau jadi penulis. Being or to be?&#8221;<br />
&#8220;Keliatannya saya mau nulis malah bingung.&#8221;<br />
&#8220;Bingung?&#8221;<br />
&#8220;Iya. Kerja, ngurusin rumah, ada inilah&#8230;itulah&#8230; rasanya nggak ada waktu.&#8221;<br />
&#8220;Hehhe.. ya santai aja lagi.&#8221;<br />
&#8220;Tapi saya ingin banget nulis dan menerbitkan buku.&#8221;<br />
&#8220;Ya berarti harus sepadan dong, usaha ama pengorbanan.&#8221;<br />
&#8220;Duh&#8230; berat ya&#8230; saya sibuk terus.&#8221;<br />
Sampai di sini saya cuma bisa tersenyum saja&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangarul.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangarul.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangarul.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangarul.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangarul.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangarul.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangarul.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangarul.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangarul.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangarul.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=129&subd=kangarul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangarul.wordpress.com/2009/07/11/menulis-ada-usaha-dan-pengorbanan-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f662739614522178d7ff4a1e12e2695a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kang Arul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Rahasia Perjanjian Penerbitan Naskah</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com/2009/06/16/10-rahasia-perjanjian-penerbitan-naskah/</link>
		<comments>http://kangarul.wordpress.com/2009/06/16/10-rahasia-perjanjian-penerbitan-naskah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 03:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novelis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangarul.wordpress.com/2009/06/16/10-rahasia-perjanjian-penerbitan-naskah/</guid>
		<description><![CDATA[1. Pihak yang berakad
Di dalam perjanjian ada pihak-pihak yang melakukan akad; antara penulis dengan
pihak penerbitan yang dalam hal ini biasanya diwakili oleh pemimpin redaksi atau
pemimpin perusahaan. Kelengkapan data yang mengikat perjanjian ini akan
mengakibatkan baiknya pula akad perjanjian yang ditandatangani. Bagi Anda yang
menggunakan nama samaran, diwajibkan untuk menggunakan nama asli. Bila ada kasus
hukum dikemudian hari, penggunaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=125&subd=kangarul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>1. Pihak yang berakad<br />
Di dalam perjanjian ada pihak-pihak yang melakukan akad; antara penulis dengan<br />
pihak penerbitan yang dalam hal ini biasanya diwakili oleh pemimpin redaksi atau<br />
pemimpin perusahaan. Kelengkapan data yang mengikat perjanjian ini akan<br />
mengakibatkan baiknya pula akad perjanjian yang ditandatangani. Bagi Anda yang<br />
menggunakan nama samaran, diwajibkan untuk menggunakan nama asli. Bila ada kasus<br />
hukum dikemudian hari, penggunaan nama palsu di surat perjanjian mengakibatkan<br />
surat tersebut batal di mata hukum.</p>
<p>2. Karya yang menjadi objek akad<br />
Perhatikan karya apa yang menjadi objek akad perjanjian tersebut. Apakah akan<br />
dijadikan buku, film, produksi sandiwara radio, atau sejenisnya. Surat<br />
perjanjian biasanya memuat satu jenis bentuk penerbitan, misalnya diterbitkan<br />
dalam bentuk buku. Jika ada kemungkinan diterbitkan dalam bentuk berdeda,<br />
misalnya novel yang Anda akan diubah bentuk menjadi film, maka seharusnya ada<br />
pasal lain yang memuat keterangan tentang penerbitan dalam bentuk lainnya dan<br />
konpensasi yang akan Anda dapatkan. Minimal ada klausul tentang &#8216;apabila akan<br />
diterbitkan dalam bentuk lainnya seperti film, sandiwara radio, diterbitkan di<br />
luar negeri, merchandise atau sebagainya, maka akan dibuat satu perjanjian<br />
tersendiri&#8217;.</p>
<p>3. Kompensasi dari diterbitkan naskah Anda<br />
Flat (bayar putus) atau royalti. Perhatikan bagaimana konpensasi yang akan Anda<br />
terima dari penerbitan naskah Anda. Berapa besarannya dan bagaimana cara<br />
pembayarannya. Jika flat, kapan di bayarkan. Jika royalti, bagaimana<br />
termin-termin pembayarannya: tiga bulan, empat bulan, enam bulan, atau setahun<br />
sekali.</p>
<p>4. Berapa lama akad berlangsung<br />
Perhatikan pula berapa lama akad perjanjian penerbitan naskah ini berlangsung.<br />
Apakah dalam bilangan tahun seperti 5 tahun atau dalam bilangan cetakan seperti<br />
25.000 buku. Nah, ini untuk menunjukkan berama lama naskah Anda hak eksloitasi<br />
ekonomi dan menerbitkannya berada di tangan pihak penerbit. Berarti pula selama<br />
itu naskah Anda tidak boleh diterbitkan dalam bentuk apapun oleh penerbit lain.</p>
<p>5. Bukti penerbitan<br />
Anda akan mendapatkan bukti penerbitan naskah Anda. Biasanya jika naskah Anda<br />
akan diterbitkan dalam bentuk buku, maka Anda akan mendapatkan copy buku<br />
sejumlah 5 atau 10. Itu adalah hak Anda.</p>
<p>6. Rujukan pengadilan dan atau locus delicti<br />
Di pasal terakhir surat perjanjian penerbitan, akan dicantumkan pasal tentang<br />
perselisihan perkara antara penulis dan pihak penerbit. Perhatikan di mana<br />
rujukan pengadilan yang ditunjuk; biasanya ini berkaitan dengan wilayah di mana<br />
penerbitan itu berada dan inilah yang akan dijadikan locus delicti atau tempat<br />
kejadian perkara. Jangan pernah beranggapan Anda tidak akan berperkara dengan<br />
penerbitan. Pehatikan dengan seksama lokasi rujukan pengadilan!</p>
<p>7. Tandatangan dan Materai Rp6000<br />
Di akhir surat perjanjian penerbitan naskah, Anda akan mendapatkan bagian<br />
tandatangan. Satu copy di bagian tandatangan Anda dan di sebelahnya pihak<br />
rpenerbit tanpa materai. Satu copy lainnya sebaliknya, materai di bagian<br />
penerbit sementara Anda tidak. Tanda tanganilah bagian Anda, baik yang<br />
bermaterai maupun tidak. Bagi penerbit besar, biasanya surat perjanjian<br />
penerbitan naskah sudah dibubuhi materai; Namun, adakalanya Anda sendiri yang<br />
harus menyediakan materai. Pastikan bahwa materai tersebut adalah materai<br />
seharga Rp6000. Jangan sampai lupa bagian-bagian mana saja Anda menaruh materai<br />
tersebut.</p>
<p>8. Sahkah seluruh lembar surat<br />
Surat perjanjian penerbitan naskah meski sudah ditandatangani pada bagian akhir,<br />
namun Anda perlu menandatangani seluruh lembaran surat perjanjian. Pastikan<br />
semua lembar di semua copy surat perjanjian ada tandatangan atau paraf Anda.<br />
Bisa membubuhkannya di sisi kanan bawah kerta perjanjian dan berdekatan dengan<br />
paragraf terakhir isi perjanjian. Bukti tandatangan Anda merupakan pengesahan<br />
lembaran-lembaran perjanjian dan untuk menjaga bahwa pihak penerbit (yang nakal<br />
tentunya) tidak mengganti lembaran muka perjanjian.</p>
<p>9. Dua copy surat perjanjian<br />
Surat perjanjian penerbitan naskah tersebut ada dua copy. Satu yang bermaterai<br />
dan bertanda tangan Anda akan dipegang oleh pihak penerbit. Satu lainnya yang<br />
bermaterai dan bertanda tangan perwakilan penerbit akan dipegang Anda selaku<br />
penulis. Kedua copy tersebut memiliki kekuatan hukum yang sama.</p>
<p>10. Kirim dan simpan surat perjanjian<br />
Kirim kedua-duanya ke penerbit untuk ditandatangani pihak penerbitan dan<br />
nantinya Anda akan mendapatkan satu copy surat perjanjian penerbitan yang sudah<br />
ditandangani oleh Anda dan pihak penerbitan yang menandantanganinya di atas<br />
materai. Simpan dengan baik surat perjanjian penerbitan tersebut. Ini adalah<br />
bukti hukum dan surat legal yang bisa Anda gunakan di pengadilan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangarul.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangarul.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangarul.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangarul.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangarul.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangarul.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangarul.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangarul.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangarul.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangarul.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=125&subd=kangarul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangarul.wordpress.com/2009/06/16/10-rahasia-perjanjian-penerbitan-naskah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f662739614522178d7ff4a1e12e2695a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kang Arul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Efek Kejut dari (Karya) Sastra</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com/2009/06/14/efek-kejut-dari-karya-sastra/</link>
		<comments>http://kangarul.wordpress.com/2009/06/14/efek-kejut-dari-karya-sastra/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 03:20:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novelis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangarul.wordpress.com/2009/06/14/efek-kejut-dari-karya-sastra/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;The good writer, the great writer, has what I have called the three S&#8217;s: the power to see, to sense, and to say. That is, he is perceptive, he is feeling, and he has the power to express in language what he observes and reacts to.”
Lawrence Clark Powell quotes (American Librarian, Writer and Critic, 1906-2001). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=124&subd=kangarul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8220;The good writer, the great writer, has what I have called the three S&#8217;s: the power to see, to sense, and to say. That is, he is perceptive, he is feeling, and he has the power to express in language what he observes and reacts to.”<br />
Lawrence Clark Powell quotes (American Librarian, Writer and Critic, 1906-2001). </p>
<p>Osamu Shimomura (Jepang), Martin Chalfie, dan Roger Yonchien Tsien (AS)adalah tiga ilmuwan yang mendapatkan penghargaan Nobel bidang kimia di tahun 2008 lalu. Penghargaan ini hasil kerja keras ketiganya dalam hal isolasi dan pemanfaatan protein berpendar hijau, GFP (green fluorescent protein) yang merupakan sekelompok protein dengan struktur mirip satu sama lain yang berpendar hijau apabila disorot/dipapar dengan cahaya biru. Pemanfaatan ini semakin luas setelah gen-gen yang menbentuk GFP berhasil ditemukan dan kemudian digunakan secara luas dalam biologi molekular sejak tahun 1990-an. </p>
<p>Wajar jika ketiga ilmuwan ini diberikan penghargaan tertinggi di bidang kimia. Penemuan mereka merupakan kontribusi nyata di bidang pengkajian mengenai kehidupan pada skala molekul, seperti interaksi DNA, RNA, dan sintesis protein, serta bagaimana pengaturan interaksi tersebut. Juga, merupakan sumbangan besar untuk ilmuwan yang mendalami genetika dan biokimia.</p>
<p>Namun, tahukah Anda bahwa nama Orhan Pamuk sejajar dengan Osamu Shimomura, Martin Chalfie, dan Roger Yonchien Tsien? Apakah dia seorang ilmuwan ? Jawaban untuk pertanyaan terakhir ini adalah tidak. Namun, yang menyamakan keempat tokoh ini adalah mereka penerima Nobel.</p>
<p>Di Indonesia tidak banyak yang mengenal pemilik nama lengkap Ferit Orhan Pamuk. Dibandingkan dengan Stephen King, Michael Chricton, Mario Puzo, Robert Ludlum, atau Dan Brown, pria kelahiran Istambul, Turki tahun 1952 ini belum banyak karya-karyanya yang diterjemahkan dan dapat dinikmati oleh pecinta karya sastra di Indonesia. Benim Adım Kırmızı (2000, My Name is Red) atau SNOW merupakan sebagian kecil dari karya sastra Pamuk yang sudah diterjemahkan.  Pada tanggal 12 Oktober 2006 ia dianugerahi Penghargaan Kesusastraan Nobel. Pamuk menjadi slah satu penulis (karya sastra) di antara 102 sastrawan yang meraih penghargaan bergengsi ini.</p>
<p>Nobel merupakaan wasiat Alfred Nobel, seorang industrialis Swedia, dan seorang penemu dinamit, yang didatangani di Swedish-Norwegian Club di Paris pada tanggal 27 November 1895. Penghargaan ini ditujukan kepada siapa saja yang berusaha meningkatkan perdamaian dunia sejak tahun 1901 di bidang Fisika, Kimia, Fisiologi, Perdamaian, dan &#8216;SASTRA&#8217;.</p>
<p>Sastra? Ya, karya sastra merupakan salah satu kategori yang dipertimbangkan oleh panitia seleksi &#8211;untuk kategori sastra ditentukan oleh Swedish Academy&#8211; untuk menerima penghargaan nobel. Ini berarti bahwa (karya) sastra sama dahsyatnya dengan penemuan dibidang Kimia seperti yang dilakukan oleh Osamu Shimomura, Martin Chalfie, dan Roger Yonchien Tsien.</p>
<p>Artinya sebuah (karya) sastra juga mampu berkontribusi untuk kemajuan, peningkatan, serta pengembangan kebudayaan sekaligus peradaban dunia sama pentingnya dengan kimia, fisika, fisiologi, dan perdamaian. </p>
<p>Hal ini menegaskan kembali bahwa kekuatan alam ide, keliaran imajinasi, kemampuan mengolah rasa, hingga pandangan ke alam khayali yang diimplementasikan dalam bentuk kata-kata tertulis merupakan &#8217;senjata&#8217; ampuh yang mampu mengguncang dunia, baik dalam pegertian positif maupun negatif.</p>
<p>The Satanic Verses (1988) merupakan salah satu karya sastra dari pengarang India bernama Salman Rushdie. Novel keempat tersebut tidak hanya menggemparkan dari sisi konten karya sastra tersebut, melainkan juga menggemparkan politik dunia (negara)Islam dengan negara-negara eropa. </p>
<p>Pada tahun 1989 di saluran radio Iran, pemimpin politik sekaligus spiritual Ayatollah Khomeini menyatakan bahwa Rushdie keluar dari Islam &#8211;meski pada tahun 1990 Rushdie menulis sebuah esai yang membela diri bahwa dia masih memeluk agama Islam&#8211; dan memfatwakan hukuman mati kepada Rushdie serta memberikan reward kepada siapa saja yang bisa melaksanakan fatwa tersebut.</p>
<p>Di tahun yang sama pemerintah Inggris memberikan perlindungan terhadap Rushdie. Tidak hanya itu, pada 16 Juni 2007 kerajaan Inggris bahkan menganugerahi Rushdie dengan gelar gelar keksatriaan (knighthhood), gelar kebangsawanan yang diberikan oleh pihak Kerajaan Inggris. Langkah provokatif ini jelas memicu reaksi negara-negara Arab, bahkan Pakistan konon kabarnya sempat berdebat dengan pihak kedutaan Inggris.</p>
<p>Kasus lainnya adalah War of The World. Pada tanggal 30 Oktober 1938 terjadi kepanikan massal, terutama di kawasan pantai timur seperti New York dan New Jersey. Sebuah sandiwara radio yang dipandu oleh Orson Welles yang berjudul War of the Worlds  &#8211;diadaptasi dari novel karya HG Welss yang berjudul sama&#8211; memicu kepanikan tersebut dan tidak hanya berdampak pada pendengar setia siaran radio di jaringan Columbia Broadcasting system, melainkan hampir sebagian besar penduduk dua kota tersebut. </p>
<p>Mereka memercayai bahwa memang telah terjadi serangan makhluk Planet Mars terhadap bumi. Bahwa apa yang diceritakan Orson Welles adalah kenyataan yang terjadi di lapangan. Bahkan sebuah studi yang dilakukan oleh Professor Richard J. Hand menjelaskan dari sekitar 6 juta pendengar siaran tersebut 1,7 juta di antaranya meyakini kebenaran invasi tersebut dan ada sekitar 1,3 juta yang dilanda kepanikan. Peristiwa ini pun menjadi liputan utama dari semua media cetak keesokan harinya. Bahkan dalam hitungan satu bulan saja ada lebih dari 12.500 artikel di surat kabar yang mengupas hal tersebut.</p>
<p>Beesarnya pengaruh sebuah karya sastra dalam memberikan efek juga bisa dilihat dalam sebuah teori copycat effect – yang juga sering disebut sebagai contagion effect atau imitation effect – yaitu kekuatan besar yang dimiliki media &#8211;dalam hal ini karya sastra&#8211;untuk mempengaruhi audiens dan membuat ‘epidemik’ karena informasi yang didapatkan di media. </p>
<p>Di abad ke-18 sebuah novel karya penulis Jerman kenamaan Goethe yang berjudul  Die Leiden des jungen Werther telah dituding menyebabkan gelombang bunuh diri di kalangan remaja,  media juga dituduh sebagai penyebab terjadinya kerusuhan massal pada tahun 1981 di Inggris,  pada awal abad ke-19 polisi Wales meminta media untuk tidak melaporkan secara detail peristiwa bunuh diri yang menggunakan gas beracun karbon monoksida melalui saluran udara dikarenakan kekhawatiran akan adanya imitasi kasus serupa oleh orang lain yang membaca laporan media.</p>
<p>Beberapa kasus di atas membuktikan bahwa hasil karya sastra bisa menjangkau kepada publik yang lebih luas dapat memberikan efek yang kepada audiens. Walau dalam beberapa diskursus terjadi perdebatan serius apakah media karya sastra merupakan alasan satu-satunya yang mendasari seseorang melakukan perbuatan, baik itu positif maupun negatif, namun beberapa penelitian menunjukan data yang cukup mengejutkan berkaitan dengan hal tersebut.  </p>
<p>Pada tahun 1956 sebuah penelitian dilakukan untuk melihat tingkat kebiasaan di antara 24 anak-anak yang menonton televisi. Mereka dibagi dalam dua kelompok, satu kelompok menyaksikan film kartun Woody Woodpecker yang mengandung adegan kekerasan dan yang lainnya menonton film The Little Red Hen. Setelah menyaksikan tayangan masing-masing, ternyata anak-anak yang tadinya menonton adegan kekerasan di film Woody Woodpecker lebih memiliki kecenderungan melakukan kekerasan kepada teman bermain mereka yang lain dan juga lebih sering merusak mainan. </p>
<p>Enam tahun kemudian, 1963, Profesor A. Badura, D. Ross, dan S.A. Ross melakukan studi terhadap efek dari hubungan antara kekerasan real di dunia nyata, kekerasan di televisi, dan kekerasan di film-film kartun. Mereka membuat empat kelompok dari 100 anak-anak prasekolah. Grup pertama menyaksikan adegan memaki dan memukul boneka dengan kayu, grup kedua menyaksikan peristiwa yang sama namun ditayangkan di televisi, grup ketiga juga menyaksikan adegan yang sama dalam film kartun, sementara grup terakhir hanya tidak menyaksikan apa-apa. Hasilnya, dalam keadaan tertekan ketiga kelompok yang menyaksikan peristiwa kekerasan tersebut lebih agresif dibandingkan kelompok keempat; bahwa yang menyaksikan adegan kekerasan dalam film juga akan memiki tingkat agresifitas yang hampir sama dengan mereka yang menyaksikan langsung ; dan kelompok pertama dan kelompok kedua lebih jauh agresif dibandingkan dengan kelompok yang hanya menyaksikan adegan kekerasan melalui film kartun.</p>
<p>Begitu juga dengan karya sastra yang dihasilkan. Secara langsung maupun tidak, sebuah karya sastra mampu membenamkan ke dalam alam bawah sadar publik mengenai sebuah keyakinan, kepercayaan, dan argumentasi yang dipaparkan dalam sebuah karya sastra. Tesis dari uraian di atas adalah, &#8216;jika karya sastra baik yang dibaca, maka minimal akan memengaruhi pola pemikiran tentang apa yang disebut baik oleh pembaca (publik). Sebalinya, karya sastra yang mengandung fitnah, kebencian, nilai-nilai destruktif, dan hal negatif lainnya akan membentuk minimal pola pandang negatif terhadap sesuatu&#8217;.</p>
<p>Bayangkan bagaimana sebuah kekuatan karya sastra bisa mendorong seseorang atau sekelompok orang melakukan sesuatu yang luar biasa yang mampu membawa perubahan bagi kebudayaan dan peradaban manusia; sama halnya dengan temuan di  bidang kimia, fisika, fisiologi, dan perdamaian.</p>
<p>Nah, antrian panjang berjam-jam untuk menonton film Ketika Cinta Bertasbih yang diangkat dari novel berjudul sama karangan Habiburrahman ElShirazy merupakan salah satu contoh bagaimana pengaruh karya sastra dalam kehidupan kita.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangarul.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangarul.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangarul.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangarul.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangarul.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangarul.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangarul.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangarul.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangarul.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangarul.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=124&subd=kangarul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangarul.wordpress.com/2009/06/14/efek-kejut-dari-karya-sastra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f662739614522178d7ff4a1e12e2695a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kang Arul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Menulis Gratis untuk Guru, Buruh, dan Kaum Ibu bersama ARUL KHAN</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com/2009/03/21/pelatihan-menulis-gratis-untuk-guru-buruh-dan-kaum-ibu-bersama-arul-khan/</link>
		<comments>http://kangarul.wordpress.com/2009/03/21/pelatihan-menulis-gratis-untuk-guru-buruh-dan-kaum-ibu-bersama-arul-khan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 16:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novelis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangarul.wordpress.com/2009/03/21/pelatihan-menulis-gratis-untuk-guru-buruh-dan-kaum-ibu-bersama-arul-khan/</guid>
		<description><![CDATA[Menulis bagi sebagian besar adalah pekerjaan yang susah-susah gampang; susah menuliskan semua ide yang tiba-tiba saja gampang mampir di benak.Menjadi guru di sekolah, menjadi buruh pabrik, dan menjalani peran ibu di rumah merupakan dunia yang penuh dengan warna sekaligus mulia.
Dalam rangka meningkatkan kepedulian untuk Indonesia yang semakin cerdas melalui menulis, Menulisyuk Komunikata akan menggelar pelatihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=119&subd=kangarul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menulis bagi sebagian besar adalah pekerjaan yang susah-susah gampang; susah menuliskan semua ide yang tiba-tiba saja gampang mampir di benak.Menjadi guru di sekolah, menjadi buruh pabrik, dan menjalani peran ibu di rumah merupakan dunia yang penuh dengan warna sekaligus mulia.</p>
<p>Dalam rangka meningkatkan kepedulian untuk Indonesia yang semakin cerdas melalui menulis, Menulisyuk Komunikata akan menggelar pelatihan gratis menulis untuk guru, buruh, dan kaum ibu. Dengan fasilitator Arul Khan [Penulis 199 buku, dosen jurnalistik, dan pemegang Master of Art di bidang Journalism dan Magister Ilmu Komunikasi], RW Dodo [Direktur matapena, pengelola menulisyuk, dan penulis puluhan buku pengayaan sekolah], Dede Sulaiman, dan semua volunter penulis yang tergabung di Menulisyuk Komunikata.</p>
<p>Bagaimana cara ikut serta?</p>
<p>Anda cukup mengumpulkan 10 orang peserta saja untuk memulai kelas menulis ini. Atau Anda bisa mengadakan pelatihan di sekolah tempat Anda para guru mengabdi, di lokasi pabrik atau di tempat tertentu bagi para buruh, dan di lokasi terdekat dari rumah bagi para ibu.</p>
<p>Semua materi disiapkan oleh tim Arul Khan dan tim Menulisyuk. Dan setiap peserta mendapat kesempatan untuk dipublikasikan ke penerbit yang selama ini bekerjasama dengan Menulisyuk Komunikata.</p>
<p>Kirimkan daftar peserta pelatihan ke email redaksi@menulisyuk.com [redaksi at menulisyuk dot com] dan kami akan segera merespon permintaan Anda untuk menggelar pelatihan dan menyesuaikan jadwal.</p>
<p>INGAT: Pelatihan ini sepenuhnya GRATIS.</p>
<p>Informasi selanjutnya klik www.menulisyuk.com</p>
<p>Kegiatan sepenuhnya disponsori oleh Menulisyuk Komunikata, Mata Pena, Media Cyber Persada, Sedaun Printing, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Komunitas Santri, dan Bataviaweb</p>
<p>sumber dari : http://arul.multiply.com/journal/item/126</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangarul.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangarul.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangarul.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangarul.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangarul.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangarul.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangarul.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangarul.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangarul.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangarul.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=119&subd=kangarul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangarul.wordpress.com/2009/03/21/pelatihan-menulis-gratis-untuk-guru-buruh-dan-kaum-ibu-bersama-arul-khan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f662739614522178d7ff4a1e12e2695a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kang Arul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ritual Sebelum Menulis</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com/2009/03/08/ritual-sebelum-menulis/</link>
		<comments>http://kangarul.wordpress.com/2009/03/08/ritual-sebelum-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 23:09:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novelis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangarul.wordpress.com/2009/03/08/ritual-sebelum-menulis/</guid>
		<description><![CDATA[Boleh percaya atau boleh juga tidak? Namun, ini adalah kejadian nyata. pada bulan Oktober yahun lalu, sebuah klub sepakbola di Zimbabbwe, Midlands Portland Cement, melakukan sebuah ritual khusus untuk mencari kemenangan dalam pertandingan sepakbola. Sang pelatih dengan keyakinan yang mantab (pake &#8216;b&#8217; biar ada penekanan) meminta 17 pemainnya mandi di sungai Zambezi, bukan sembarang sungai, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=118&subd=kangarul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Boleh percaya atau boleh juga tidak? Namun, ini adalah kejadian nyata. pada bulan Oktober yahun lalu, sebuah klub sepakbola di Zimbabbwe, Midlands Portland Cement, melakukan sebuah ritual khusus untuk mencari kemenangan dalam pertandingan sepakbola. Sang pelatih dengan keyakinan yang mantab (pake &#8216;b&#8217; biar ada penekanan) meminta 17 pemainnya mandi di sungai Zambezi, bukan sembarang sungai, melainkan sungai yang dipenuhi buaya, untuk melakukan ritual pembersihan. Nah, dari 17 pemain yang melakukan ritual tersebut, ternyata hanya 16 orang yang keluar dari sungai hidup-hidup. Parahnya lagi di pertandingan berikut, klub tersebut menderita kekalahan. </p>
<p>Ruwatan atau upacara atau tradisi memang menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sosial. Di tanah kelahiran kang arul, ada upacara syukuran merayakan panen dengan tujuan agar rezeki akan melimpah di masa yang akan datang atau sisingaan agar si anak kecil yang dikhitan akan kuat seperti singa. Ada yang membuat sesaji dilaut dengan maksud membuat sial, ada yang bakar dupa untuk mengusir roh jahat, bahkan ada yang menyelipkan potongan rumput di telinga ketika rintik hujan mulai turun. </p>
<p>Apapun itu, terlepas dari nilai-nilai syari, semuanya punya makna. Makna yang hanya oleh dimengerti oleh komunitas tertentu, dipahami oleh masyarakat suatu daerah, bahkan kadang hanya bisa dimaknai oleh perorangan.</p>
<p>Lalu, bagaimana dengan penulis?</p>
<p>Hmm, mungkin di antara sebagian penulis punya tradisi tersendiri sebelum turun ke medan perang. Stephen King punya cara khusus sebelum menulis, yakni menyiapkan kamar khusus yang tidak boleh diganggu bahkan oleh istrinya sekalipun, kecuali untuk urusan makan-minum. Atau, ada tradisi penulis yang kang arul temui selalu menyalakan tape keras-keras dengan lagu-lagu cadas, rock, bahkan kalo perlu metal agar idenya bisa mengalir deras. penulis lain selalu menyiapkan makanan ringan di sekitarnya kalau mau nulis. Ada yang sebelum nulis mesti genjot sepeda dulu keliling kampung, Bahkan ada yang aneh, dia baru bisa nulis kalo kiriman bulanannya sudah mulai menipis. Eh, ini ritual atau emang kebiasaan ya&#8230; </p>
<p>Bagaimana dengan kang arul?</p>
<p>Awalnya sih nggak begitu memerhatikan, tetapi lama kelamaan kang arul baru sadar kalau ada ritual khusus yang dilakukan sebelum menulis; tidur dan minum air &#8211;biasanya teh pahit. Ya, meski hanya tidur setengah jam atau seharian, tetapi seingat kang arul aktivitas menulis kang arul lakukan setelah tidur dan bangunnya minum air.</p>
<p>Dan satu lagi kebiasaan atau mungkin ritual kang arul: menunda ending naskah. Yup, kalau naskah udah sampai di babak akhir, biasanya akan ditunda dulu barang satu-dua jam, satu-dua hari, atau satu-dua minggu. Entah kenapa, sampai sekarang belum bisa menemukan alasan tepat kenapa mesti begitu. Yang pasti menjelang akhir naskah tersebut yang kebayang bukan endingnya, melainkan Rp-nya huahahahha.. dasar cowok komersil..</p>
<p>Ah, yang pasti untuk soal terakhir itu sampai sekarang masih menjadi misteri.</p>
<p>Untungnya kangarul nggak pernah berkenalan dengan penulis yang melakukan ritual berendem di sungai yang penuh buaya sebelum menulis; jangankan bisa menulis, jangan-jangan si penulis akhirnya ditulis oleh wartawan di koran karena sudah alm.</p>
<p>Bagaimana dengan ritual Anda?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangarul.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangarul.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangarul.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangarul.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangarul.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangarul.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangarul.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangarul.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangarul.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangarul.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=118&subd=kangarul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangarul.wordpress.com/2009/03/08/ritual-sebelum-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f662739614522178d7ff4a1e12e2695a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kang Arul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENULISYUK WRITING PROGRAM Batch #2</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com/2008/12/09/menulisyuk-writing-program-batch-2/</link>
		<comments>http://kangarul.wordpress.com/2008/12/09/menulisyuk-writing-program-batch-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 22:51:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novelis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangarul.wordpress.com/2008/12/09/menulisyuk-writing-program-batch-2/</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa program ini muncul?
Program ini merupakan kegiatan bagi penulis pemula/calon penulis yang ingin mengasah keterampilan menulis. Program ini dibuat oleh MENULISYUK KOMUNIKATA sebagai sarana mengembangkan kemampuan menulis dan menjalankan praktik writers marketing di dunia kepenulisan serta penerbitan.
Berapa lama program ini akan berlangsung?
Dilakukan dua minggu sekali dan akan berlangsung sebanyak 4 kali pertemuan. Kelas akan dimulai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=92&subd=kangarul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img title="menulisyuk" src="http://menulisyuk.com/images/stories/Writing/program.gif" alt="menulisyuk writing program" width="450" height="453" /><p class="wp-caption-text">menulisyuk writing program</p></div>
<p><strong>Mengapa program ini muncul?</strong></p>
<p>Program ini merupakan kegiatan bagi penulis pemula/calon penulis yang ingin mengasah keterampilan menulis. Program ini dibuat oleh MENULISYUK KOMUNIKATA sebagai sarana mengembangkan kemampuan menulis dan menjalankan praktik writers marketing di dunia kepenulisan serta penerbitan.</p>
<p><strong>Berapa lama program ini akan berlangsung?</strong></p>
<p>Dilakukan dua minggu sekali dan akan berlangsung sebanyak 4 kali pertemuan. Kelas akan dimulai pada  25 Desember 2008, pukul 10.00 wib</p>
<p><strong>Siapa yang dapat turut serta?</strong></p>
<p>Program ini HANYA ditujukan bagi penulis pemula/calon penulis. Berusia antara 19 hingga 30 tahun. Belum pernah menerbitkan buku atau paling banyak menerbitkan 1 buku. PESERTA DIBATASI SEBANYAK 10 ORANG. Pembatasan peserta dan kriteria yang dikhususkan kepada pemula dikarenakan MENULISYUK KOMUNIKATA in membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang baru di dunia kepenulisan, memberikan peluang bagi pemulis pemula, dan menghasilkan penulis-penulis baru yang dapat bersaing.<br />
<strong><br />
Apa saja yang akan dibahas dalam program ini?</strong></p>
<p>1. Mencari ide-ide yang unik<br />
2. Mengembangkan ide menjadi naskah dengan waktu singkat<br />
3. Mengasah intuisi agar klik dengan kebutuhan penerbit<br />
4. Menuliskan ide dengan kalimat yang luar biasa<br />
5. Naskah pertama Anda langsung diterima penerbit<br />
6. Bagaimana menulis emosi,setting, dan dialog<br />
7. Rahasia peluang menulis yangtidak dibocorkan penerbit<br />
8. Praktik menulis buku<br />
9. Membangun komunikasi dengan penerbit<br />
10. Writers Marketing<br />
11. Writers Brand Activation and Communicate<br />
12. Writers Promotions<br />
13. Membuat proyek penulisan</p>
<p><strong>Berapa biaya program ini?</strong></p>
<p>Sepenuhnya GRATIS.</p>
<p><strong>Bagaimana cara ikut serta dalam program ini?</strong></p>
<p>1. Esay/tulisan satu halamanmengapa Anda layak ikut dalam program ini<br />
2. Daftar Riwayat Hidup<br />
3. Kirim ke redaksi@menulisyuk.com dengan subject: MENULISYUK WRITING PROGRAM Batch #2<br />
4. Batas akhir pengiriman pada 16 Desember 2008</p>
<p>Informasi selanjutnya silahkan buka www.menulisyuk.com</p>
<p>Sila baca penjelasan program ini dengan seksama. Tidak ada korespondensi seputar program ini; semua calon peserta diperlakukan sama dan akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kelulusan peserta program sepenuhnya merupakan hak dari MENULISYUK KOMUNIKATA.</p>
<p>ARUL KHAN<br />
Pengelola program/CEO MENULISYUK KOMUNIKATA<br />
p. 0812 8749 407<br />
p. 0817 8040 88<br />
e. kangarul@menulisyuk.com<br />
idym. arulkhana<br />
blog. http://www.kangarul.wordpress.com/</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangarul.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangarul.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangarul.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangarul.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangarul.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangarul.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangarul.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangarul.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangarul.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangarul.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=92&subd=kangarul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangarul.wordpress.com/2008/12/09/menulisyuk-writing-program-batch-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f662739614522178d7ff4a1e12e2695a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kang Arul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://menulisyuk.com/images/stories/Writing/program.gif" medium="image">
			<media:title type="html">menulisyuk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seminar, Menjadi Penulis Buku dan Skenario Profesional</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com/2008/06/27/seminar-menjadi-penulis-buku-dan-skenario-profesional/</link>
		<comments>http://kangarul.wordpress.com/2008/06/27/seminar-menjadi-penulis-buku-dan-skenario-profesional/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 04:14:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novelis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangarul.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Membahas proses kreatif menulis naskah (Buku Fiksi/Non Fiksi, Skenario Program TV) ataupun mewujudkannya dalam sebuah gambar bergerak/film tapi juga akan dibahas pula bagaimana cara mendistribusikan semua karya kreatif itu, baik ke Penerbit, PH ataupun ke tokonya langsung secara cerdas dan pintar.
Fasilitator/Pembicara

Dono Indarto  (Penulis Skenario Program TV, &#8220;Azizah, Mimpi Manis, Cinderella&#8221;, dll.)
Asa Mulchias* (Penulis buku Fiksi &#8220;Kuntilanak, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=84&subd=kangarul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Membahas proses kreatif menulis naskah (Buku Fiksi/Non Fiksi, Skenario Program TV) ataupun mewujudkannya dalam sebuah gambar bergerak/film tapi juga akan dibahas pula bagaimana cara mendistribusikan semua karya kreatif itu, baik ke Penerbit, PH ataupun ke tokonya langsung secara cerdas dan pintar.</p>
<p>Fasilitator/Pembicara</p>
<ul>
<li><strong>Dono Indarto</strong>  (Penulis Skenario Program TV, &#8220;Azizah, Mimpi Manis, Cinderella&#8221;, dll.)</li>
<li><strong>Asa Mulchias</strong>* (Penulis buku Fiksi &#8220;Kuntilanak, Here I Come&#8221; &amp; Non Fiksi &#8220;Road to Happiness, Ada Singa Dalam Dirimu&#8221;)</li>
<li><strong>Jastis Arimba</strong> (Pemenang Eagle Award Documentary Competition 2007, &#8221;Kepala Sekolahku Pemulung&#8221;)</li>
<li><strong>Arul Khan</strong> (CEO Menulisyuk, Training Center &amp; Literary Agency, Bagaimana menawarkan naskah secara pintar yang dikemas apik dalam &#8220;Writer Marketing&#8221;)</li>
<li><strong>Ronny P Tjandra</strong> (Director Jive Collection, Distributor film format DVD. Kemanakah akhir muara film Indie kamu?)</li>
</ul>
<p>Pelaksanaan :</p>
<p>Minggu,06 Juli 2008,Pkl 09.00 wib–selesai<br />
Pusat Perfilman H Usmar Ismail*<br />
Jl.HR.Rasuna Said Kav.c No.22 Kuningan,Jak- Sel<br />
(Sebelah Pasar Festifal &amp; GOR Bojonegoro)<br />
*Jika peserta melebihi kapasitas, venue akan dipindahkan.<br />
 <br />
Pembukaan Acara dan pembacaa puisi oleh : Bpk. Igo Ilham (Ketua Komisi E, DPRD DKI Jakarta)  </p>
<p>Pendaftaran             : Rp 65.000,<br />
Benefit                    : Snack, lunch, doorprize, sertifikat.</p>
<p>Informasi :<br />
Adi        : 021-99682362<br />
Iecha     : 0813 1831 0869<br />
Tarnie   :  0856 97 545 900</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kangarul.wordpress.com/84/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kangarul.wordpress.com/84/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangarul.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangarul.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangarul.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangarul.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangarul.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangarul.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangarul.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangarul.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangarul.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangarul.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=84&subd=kangarul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangarul.wordpress.com/2008/06/27/seminar-menjadi-penulis-buku-dan-skenario-profesional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f662739614522178d7ff4a1e12e2695a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kang Arul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 Pemenang Buku HIDAYAT NUR WAHID (HARDCOVER)</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com/2008/02/05/5-pemenang-buku-hidayat-nur-wahid-hardcover/</link>
		<comments>http://kangarul.wordpress.com/2008/02/05/5-pemenang-buku-hidayat-nur-wahid-hardcover/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 04:08:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novelis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangarul.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[


Terima kasih atas rekan-rekan yang sudah meninggalkan &#8216;jejak&#8217; endorsment-nya tentang Hidayat Nur Wahid. Dan setelah dinilai oleh kang arul dibantu oleh seorang editor penerbitan (rencananya akan masuk ke dalam buku cetakan kedua) maka berikut adalah nama-nama yang berhak mendapatkan 10 buku gratis HNW
Bagi para pemenang congrats, dan segera melakukan konfirmasi alamat pengiriman ke email kangarul@gmail.com 
4 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=69&subd=kangarul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a TITLE="hnw.gif" HREF="http://kangarul.files.wordpress.com/2008/01/hnw.gif"></p>
<div STYLE="text-align: center"><img ALT="hnw.gif" SRC="http://kangarul.files.wordpress.com/2008/01/hnw.gif" /></div>
<p></a></p>
<p><strong><font COLOR="#0000ff"></font></strong><strong><font COLOR="#0000ff">Terima kasih atas rekan-rekan yang sudah meninggalkan &#8216;jejak&#8217; endorsment-nya tentang Hidayat Nur Wahid. Dan setelah dinilai oleh kang arul dibantu oleh seorang editor penerbitan (rencananya akan masuk ke dalam buku cetakan kedua) maka berikut adalah nama-nama yang berhak mendapatkan 10 buku gratis HNW</font></strong></p>
<p><strong><font COLOR="#0000ff">Bagi para pemenang congrats, dan segera melakukan konfirmasi alamat pengiriman ke email kangarul@gmail.com </font></strong></p>
<p><strong>4 Mustawa Elegant</strong><br />
Alumni Gontor yang tetap menjadi santri walaupun sudah menjadi pejabat publik. Kesederhanaannya ketika dia belum menjadi “orang” sampai dia menjadi “orang” tidak lekang di terkena pana dan tidak lapuk terkena hujan. Ia merupakan sosok pemimpin yang membumi, populis, humanis tetapi tetap menjadi seorang loyalis sejati sebagai pemegang amanah dan memiliki integritas yang tinggi jika sudah berbicara kebenaran, lebih-lebih jika sudah berkaitan dengan nasib rakyat banyak. Semua itu bukanlah sesuatu yang instan tertanam pada dirinya. Tentunya ada banyak hal yang dia dapati selama belajar dari kehidupannya. Oleh karena itu, sungguh beruntung bila memiliki buku yang mengupas tentang sepak terjang tokoh yang satu ini. Semoga saya termasuk salah seorang yang memiliki buku-buku tersebut.<br />
Wassalam wr wb. Mustawa Elegant 08569974262</p>
<p><strong>14 Nugroho Laison</strong><br />
Di kantor saya yg sebelumnya, kami sering berdiskusi mengenai siapa Pak Hidayat Nurwahid, terutama karakternya.<br />
Beliau kami beri julukan `orang tak waras` terutama di kalangan elit politik, bila kita menganggap waras adalah mengikuti trend, tingkah laku umumnya.<br />
Beliau mirip dgn almarhum Baharuddin Lopa. Sama-sama tidak waras, karena menolak KKN &#8211; Korupsi, Kolusi, Nepotisme…sementara yg lainnya sibuk. Yah ini dia tdk warasnya =) orang berhati nurani dan lurus selalu dicap tidak waras di tengah arus zaman edan dengan banyaknya orang-orang tidak lurus dan membatu hati nuraninya.<br />
Di tahun 2005, Ketika DPR ramai-ramai ‘menuntut` uang lebih yg katanya hak mereka, terutama kalau kita mendengar komentar Pak Agung Laksono…justru Pak Hidayat Nurwahid mempelopori pengembalian uang atau menyumbangnya ke korban bencana dan rakyat miskin. Suatu gerakan baru di DPR/MPR.<br />
Beliau orang sederhana namun cendekiawan…itulah gambaran saya membaca di beberapa media massa, terutama majalah Tarbawi.<br />
Doa saya utk beliau adalah agar Allah meneguhkan hati Pak Hidayat Nurwahid dlm agama-Nya, agar tetap ‘tidak waras’ sebagaimana sekarang dan dahulu =) Aamiin.<br />
Wassalam,Nugon<br />
<strong>20 agus</strong><br />
Ada beberapa hal yang bisa saya pelajari dari sosok beliau :<br />
1. Kesederhanaan, inilah yang perlu dimiliki oleh para pemimpin di negeri ini. Mungkin jika Iran Ada Ahmadinejad dengan kesederhanaanya, maka di Indonesia Beliau merupakan Figur yang cocok. Karena bagaimanapun, dari mulai rasulullah dan para khulafaurasyidin mereka menjadi pemimpin yang hidup dengan kesederhanaan. Begitu juga dengan sosok Umar Bin Abdul Aziz. Nampaknya, krisis di negeri ini perlu dimulai dengan kesederhanaan para pemimpinya.<br />
2. Beliau sosok Ideal seorang santri. Dimana selama ini santri diidentikan dengan harus menjauhi kesuasaan. Beliau merupakan kader terbaik diantara ribuan Santri Gontor. Sesungguhnya dengan hal ini bisa menjadi bukti bahwa seorang “santri” layak memimpin di negeri ini. Karena kita ketahui negeri ini berdiri pun tak lepas dari peran Ulama. Sesungguhnya Sosok beliau yang alumni Pesantren Gontor bisa menjadi sebuah kebanggaan, karena Gontor sebagai sebuah Institusi Keagamaan “Pesantren Modern” Bisa banyak sekali pemimpin di Negeri ini. Hal ini bisa menjadi sebuah pengakuan bagi negara-negara lain yang phobi terhadap Islam. bahwa Islam itu bisa menjadi Rahmat dalam meimpin dunia ini.<br />
3. Santun dalam berkomunikasi, munkin mencerminkan sosok beliau dari Solo yang terkenal dengan kultur keramahannya.<br />
Semoga saya bisa mendapatkan Buku tersebut, dan mempelajari pemikiran-pemikiran serta visi dan misi beliau dalam memimpin negeri ini…Bukankah kita perlu membaca dan selalu mempelajari kearifan…kearifan para pendahulu kita…kesederhanaan, dan kebijaksanaan, Umar Bin Khatab, Umar Bin Abdul Aziz, ….dan kita perlu membaca visi kesederhanaan dalam memimpin di era ini…maka tepat Jika Buku ini terbit di tengah-tengah kita. Selamat.</p>
<p>Agus Candra Forum Lingkar Pena Malang<br />
081322249040 email : agus_suhada2003@yahoo.com</p>
<p><strong>32 imam</strong><br />
Dua jam lebih saya berdiri di pintu masuk Hotel Grasia Semarang, 22 Januari 2007, setahun lalu. Jarum jam menunjuk angka 4. Ketua MPR Dr HM Hidayat Nurwahid MA, orang yang saya tunggu-tunggu, belum juga rampung memberikan ceramah di hadapan para pakar di Jawa Tengah. Saya sudah dijadwalkan oleh asisten pribadinya ketika melobi jam 9 pagi sebelumnya untuk mewawancarai mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera itu.<br />
Oya, perkenalkan saya wartawan “Suara Merdeka”, korannya Jawa Tengah. Kini saya ditugasi mengelola situs “suaramerdeka.com”, media online SM. Sudah lama saya ingin sekali mewawancarai Pak Hidayat. Ketertarikan saya memuncak ketika baru saja menjabat Ketua MPR, beliau sudah menghentak publik dengan menolak fasilitas mobil Volvo. Baginya, Volvo adalah simbol kemewahan yang tidak sejalan dengan kondisi bangsa yang masih dirundung permasalahan.<br />
Kembali ke cerita, alhamdulillah setelah hampir 2,5 jam menunggu, akhirnya Pak Hidayat muncul. Lengkap dengan wajah berhias senyum. Begitu beliau masuk mobil dinas, saya pun menyusul. Saya duduk bersebelahan dengan beliau di belakang. Beliau di kanan, saya di kiri. Di depan kanan ada sopir dan aspri di jok kiri. Aspri –maaf saya lupa namanya– memperkenal saya dan keperluan saya kepada Pak Hidayat.<br />
Mobil meluncur menuju Bandara Ahmad Yani. Usai menelepon kolega sana-sini, barulah beliau mempersilakan saya mewawancarainya.<br />
Waktu itu saya mewawancarai kerumitan masalah yang dihadapi bangsa Indonesia dan apa solusi menurut beliau. Dan menakjubkan. Di mata Pak Hidayat, kerumitan masalah bangsa ini sebenarnya bisa diselesaikan dengan dimulai dari langkah sederhana. Yakni dengan bekerja maksimal sesuai tugas dan wewenangnya.<br />
“Kalau saja masing-masing lembaga negara bekerja sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki pasti akan memberikan solusi,” kata beliau waktu itu.<br />
Cerita di atas adalah salah satu dari sekian kesempatan reportase saya bersama Pak Hidayat. Selain wawancara tadi, sebelumnya saya pernah mewawancarai beliau waktu mengunjungi korban gempa di Klaten dan beberapa kesempatan hadir di Semarang.<br />
Jujur figur Pak Hidayat menginspirasi hidup saya. Saya salut pada “kesederhanan” dan “kecerdasan”-nya. Saya berdoa moga-moga Pak Hidayat bisa istiqomah. Semoga suatu saat nanti Allah Swt mengizinkan Pak Hidayat untuk memimpin negeri ini. Aamiin. Dan semoga saya bisa terus menggali banyak inspirasi dari beliau. Entah, saya tak tahu apakah buku yang ditawarkan itu bisa memenuhi obsesi. Tapi yang pasti, bagi saya buku itu berarti jika saya tidak memiliki. Moga Kang Arul mengerti. (Hehe… ternyata UUB juga –ujung-ujungnya buku).</p>
<p>salam imam m</p>
<p><strong>76 Afrina Fajar W</strong><br />
Assalamualaikum akh Arul<br />
Saya mengenal Hidayat Nur Wahid (HNW) sebagai sosok yang santun dan bersahaja..pemimpin yang mampu menempatkan dirinya pada tempatnya tidak lebih dan kurang..pemimpin yang tindakan, komentar dan pandangannya terasa sejuk, mampu menjadi penyeimbang di antara berbagai pihak. Hal tersebut dapat kita lihat dari ucapan dan tindakan beliau selama ini di media massa. Sikap beliau ketika dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lain dalam menyikapi sebuah masalah, dimana beliau memandang arif dan bijak, tanpa menyudutkan pihak tertentu dan memperkeruh suasana. Hal tersebut menjadikan beliau disegani tidak hanya oleh kawan, naun juga oleh “lawan”.<br />
Saya pernah menghadiri sebuah forum panel yang dihadiri oleh banyak aktivis mahasiswa dimana beliau menjadi salah satu pembicara/panelis. Ketika salah satu peserta bernada keras menyudutkan beliau, beliau dengan arif mampu menjawab dengan jawaban solutif, tanpa terpancing untuk bersikap reaktif. Menjawab dengan jawaban reflektif..dimana audiens diajak untuk terlibat dalam pemikiran dari jawaban tersebut sehingga apa yang disampaikannya adalah sebuah ajakan untuk bersama melakukan suatu perubahan menuju perbaikan, bukan hanya berhenti pada wacana semata…<br />
Sebagai seorang pemimpin, pribadi sehari-hari beliau pantas untuk ditiru.. ketika dalam suatu kesempatan saya bersama bersama beliau berkunjung ke lokasi pembangunan sekolah pascagempa bumi di DIY dan sekitarnya. Kami berangkat dari rumah beliau pagi dan menunggu di mushola dekat rumah beliau. Rupanya, yang menyebabkan kami menunggu adalah HNW sedang membersamai ibundanya tercinta makan pagi bersama, karena mengingat usia ibu beliau sudah lanjut sehingga agak lambat makannya. Saya jadi ingat bagaimana ayah George Washington membiasakan keluarganya makan pagi bersama sebelum semua anggota keluarganya beraktivitas dalam hari tersebut. Melalui “ritual tersebut” dia mendidik anggota keluarganya untuk mempererat hubungan kekeluargaan karena di ruang makan tersebut mereka bisa saling dekat satu dengan yang lainnya, bercerita tentang dirinya dengan segala aktivitasnya, saling menasihati dan memotivasi..tanpa merasa rendah satu dengan yang lainnya. Sesibuk dan sepadat apapun jadwalnya, andaikan telah diatur dengan baik, “ritual” tersebut menjadi salah satu “tarbiyah” di rumah tangga. Ketika mau keluar berangkat, beliau tak lupa untuk mencium tangan ibundanya, salah satu hal yang sudah sangat jarang sekali kita lihat di anak-anak muda Indonesia sekarang. Salah satu wujud hormat kepada orangtua dan kerendahan diri kepada Allah SWT.<br />
Memang tidak ada mahluk ciptaanNya yang lepas dari salah dan dosa, namun saya ingin suatu saat saya dapat menjadikan figur beliau sebagai salah satu teladan bagi anak saya disamping teladan utama kita: Rasullullah SAW, dan para sahabat beliau yang setia.<br />
Saya ingin di rumah saya terdapat bacaan yang dapat memotivasi anak saya untuk bercita-cita besar, bersikap sebagai pemimpin besar dari kecil, dengan meneladani cari sikap dari Rasulullah, para sahabat, dan para pemimpin Islam. Sehingga bacaan yang akrab dengan dia sejak dari kecil adalah bacaan-bacaan tersebut, yang akan terekam dengan kuat dalam ingatannya sejak kecil tentang sosok-sosok pemimpin Islam yang layak ditiru. Semoga akh Arul bersedia membantu saya. Jazakallah Khairan Katsir<br />
Wassalamualaikum warahmatullah</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kangarul.wordpress.com/69/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kangarul.wordpress.com/69/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangarul.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangarul.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangarul.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangarul.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangarul.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangarul.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangarul.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangarul.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangarul.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangarul.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=69&subd=kangarul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangarul.wordpress.com/2008/02/05/5-pemenang-buku-hidayat-nur-wahid-hardcover/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f662739614522178d7ff4a1e12e2695a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kang Arul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://kangarul.wordpress.com/2007/08/18/hello-world/</link>
		<comments>http://kangarul.wordpress.com/2007/08/18/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Aug 2007 04:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novelis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=1&subd=kangarul&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kangarul.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kangarul.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangarul.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangarul.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangarul.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangarul.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangarul.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangarul.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangarul.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangarul.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangarul.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangarul.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangarul.wordpress.com&blog=1541644&post=1&subd=kangarul&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangarul.wordpress.com/2007/08/18/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f662739614522178d7ff4a1e12e2695a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kang Arul</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>