RSS

Writers Marketing, Namanya SMS!

17 Sep

Anda punya HP atau telepon genggam? BIasanya nih, di era yang maju dengan teknologi ini banyak orang yang pegang alat komunikasi elektronik yang available dibawa ke mana-mana.  Kalau dulu memang yang megang benda ini paling kalangan yang berdompet tebal saja, sekarang tukang ojek langganan saya pun sudah pegang yang namanya telepon genggam itu. Bahkan suatu ketika si tukang ojek bilang, “Bang, kalau nomor ini susah dihubungi, nomor yang satu lagi, deh!” (dalam hati nih… saya aja cuma punya satu HP.. hiks!)

Nah, telepon genggam ternyata bukan lagi barang mewah. Tetapi bukan itu yang mau saya bicarakan. Hmm.. saya mulai dari sini saja deh, pernahkan Anda menerima SMS yang isinya –atau temanya– seperti ini…

selamat, dalam rangka ulang tahun
Anda adalah pemenang pulsa
sebesar 15 juta rupiah. Untuk keterangan
lebih lanjut, hubungi customer service kami
di +62817212***

Ugh, asli terakhir saya menerima SMS begituan waktu ulang tahun Indonesia. Dan tentu saja dong saya tidak ambil peduli soal yang begitu-begituan; itu mah spam dan penipuan. MODUS OPERANDI-nya selalu sama, minta ditransfer uang pajak duluan…

Eit, jangan berpikir aneh-aneh dulu! Karena saya penulis bukan berarti saya akan mengajarkan bagaimana menulis SMS yang lebih mantap untuk melakukan penipuan. Leave the bad things and grabs the good one.

Yang membuat saya heran nh, kenapa aksi-aksi seperti itu sering terjadi dan nggak bosen-bosennya lagi?

Itu karena mereka -para penipu itu- punya rumus marketing yang bisa dibilang sudah umum dilakukan oleh pedagang manamun, yaitu ‘dengan modal yang sekecilnya mendapatkan penghasilan yang sebesar-besarnya‘. Coba deh bayangin dengan hanya modal SMS yang cuma 350 perak doang, apabila ada orang yang ketipu, akan mendapatkan uang jutaan.

Nah, sebagai penulis… nggak ada salahnya kan kita ambil metode SMS penipuan ini untuk mempromosikan buku kita. Ya itu tadi, kalau seandainya karya kita dimuat di media massa atau buku kita diterbitkan kenapa kita tidak mengiklankan hal tersebut ke nomor-nomor telepon genggam yang ada di bookphone?

Selain karena praktis (paling yang pegel jempol doang karena mencetin tombol), harganya juga murah untuk melakukan iklan. Bayangin saja kalau mau beriklan di sebuah majalah yang ukurannya 17×24 centi, kita harus merogoh kocek sebesar 5,8 juta. Belum lagi kalau iklan di koran atau majalah yang skalanya sudah kelas A-B dan nasional. Bakalan uidtnya bisa nyetak buku-buku kita sampai 10 judul kali.

Dengan SMS? Paling mahal satu SMS ya 350 perak. Belum lagi sekarang ini banyak provider yang memberikan bonus seperti SMS segitu di siang hari malamnya akan dapat jumlah SMS gratis yang sama, harga SMS dari 49 rupiah, atau gratis ke sesama provider dan 100 rupiah ke provider yang lain. Nah, kalau saja kita ambil harga rata-rata sebuah SMS yang termahal adalah 350 rupiah, dengan modal 35.000 sudah ada 100 orang yang tahu!

Saya jaid teringat beberapa malam yang lalu, keika sebuah SMS masuk ke dalam HP saya. Bunyinya “Telah terbit buku saya, finally, dengan judul BERCERMIN PADA HATIMU” dikirim oleh DH Devita

Membaca SMS itu saya langsung teringat sosok Vita yang dulu ketemuan di acara FLP Jakarta dan sekarang sudah jadi seorang ibu di pelosok Sengata, Kutai Timur, Kalimantan sana. Sebagai teman yang kenal tentu dong saya merasa suprise dan sebagai teman rasanya ingin juga memiliki (beli tentunya) buku tersebut.

Saya tidak tahu berapa banyak SMS yang dikirim oleh Vita saat itu. Yang pasti promosi pluc jualan lewat SMS yang dilakukannya cukup berhasil dengan saya.

So, kenapa sebagai penulis kita tidak melakukan hal itu? Mempromosikan buku atau karya kita sendiri!

Keluar uang? Ugh, berapa sih, dan untuk mendapatkan sesuatu seringkali membutuhkan pengorbanan bukan?

 
Leave a comment

Posted by on September 17, 2007 in Writers Marketing

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: