RSS

Writers Marketing, di Luar Itu

18 Sep

Baca atau menyaksikan berita nggak hari ini? Entah itu melalui koran, majalah, radio, televisi, media online, atau bahkan lewat bisikan tetangga?

Nah, sebuah berita biasanya dikatakan menarik dan layak diberitakan karena peristiwa tersebut mengandung beberapa unsur penting dalam kaidah jurnalistik; kedekatan peristiwa, melibatkan orang-orang terkenal, mengandung human interest, uni, ada konflik, kadang lucu, dan sebagainya.

Rumusan unsur-unsur ini menjadi pegangan penting bagi setiap jurnalis dalam melaksanakan tugasnya. Dan bagi seorang jurnalis profesional, dalam sekilas saja dia melihat suatu peristiwa, maka bisa dipastikan dia bisa memutuskan bahwa peristiwa ini layak diberitakan.

Akan tetapi, Mc Namus (Market Driven Journalism, Let The Ciizen Beware) menegaskan bahwa ketika dipublikasikan melalui media, ada banyak hal dari sekadar unsur-unsur yang disebutkan tadi, yang dalam banyak kasus berada di luar peristiwa serta tidak ada kaitannya dengan pekerjaan jurnalistik.

Apa itu? McNamus mengatakan “intervensi pemodal, keinginan pemilik, tuntutan publik/khalayak”.

Dalam seri Writers Marketing saat ini (wah, kayak sesi latihan motivasi aja neh… ) dua yang pertama menegaskan bahwa apabila seseorang punya banyak duit atau digit rekeningnya berderet panjang, maka segala yang berkaitan dengan ketentuan konvensional sebuah naskah bisa saja dilupakan. Apakah naskah itu bagus atau tidak, temanya menarik atau tidak, layak dilempar ke publik atau jangan, bagus dipromosikan atau tidak, dan sebagainya menjadi tak berdaya apabila yang menentukan yang megang duit itu sendiri.

Jadi tidak perlu repot-repot menimbang, mengingat, dan menetapkan soal tulisan Anda. Punya duit ya terbitin dan promosiin aja sendiri.

Tapi kan yang namanya penulis, rata-rata nih dan kebanyakan aja dan asumsi saya aja lho, kantongnya pas-pasan. Jangankan untuk nyetak buku sendiri, mau nge-print naskah aja kalo bisa ada yang numpang alias gratis ya dilakonin. Terlebih lagi –ini kenyataan pahit yang harus diterima semua penulis, lho– tidak semua penulis bernasib baik bisa menggantungkan pemasukannya dari menulis. Sebuah koran nasional yang honornya sampai satu jete juga belum tentu bisa ditembus, palingan yang bisa media-media yang ngasih honor 100 sampai 300 rebu. Lumayan? Hmm… kalo sebulan dimuat minimal 4 kali sih emang luamayan, lha ini kalo tiga bulan baru dimuat? Gubraks dot com deh.

Nah, makanya point ketiga itu yang diambil. Tuntutan publik/khalayak atau bahasa kerennya “KEINGINAN PASAR”.

Maksud lo?

Sebagai penulis, trend buku di pasar atau di toko buku bisa dijadikan standar rujukan sebelum Anda membuat sebuah tulisan atau naskah. Biasanya beberapa penerbit mau kok ngobrol dan diskusi kepada penulis soal buku-buku jenis apa yang banyak diserap dan laku di pasaran.

Terlepas dari perdebatan bahwa mengikuti keinginan pasar sama saja menggadaikan idealisme penulis. Atau jenis buku yang menjadi best seller bisa tidak diduga-duga. Namun, satu hal yang bisa Anda pertimbangkan, setidaknya dengan membuat naskah yang banyak diminati pembaca membuat kaki Anda menapak satu anak tangga menuju seorang penulis yang memasarkan produknya. Dan yang paling penting, sebelum naskah itu jadi dan diserahkan ke penerbit Anda sudah melakukan strategi awal.

Ingat, penerbit sama halnya dengan lembaga-lembaga ekonomi yang menjadikan profit sebagai alasan utama menerbitkan buku. Jadi, perhitungan ekonomis dan profitable adalah rumus penting menilai sebuah naskah menjadi layak diterbitkan.

KECUALI jika penerbit itu punya Anda sendiri karena Anda banyak duit.

 
Leave a comment

Posted by on September 18, 2007 in Writers Marketing

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: