RSS

The Graffiti Lover

05 Jan

Genre: Teens
Author: Arul Khan
Judul Buku : The Graffiti Lover
Penulis : Arul Khan
Tebal Buku : 168 hlm, 18 cm
Penerbit : PT Syaamil Cipta Media, Bandung, 2005

Resensi diambil dari http://twinkle-euisry.blogspot.com/2007/07/graffity-lover.html

Pernah lihat grafiti? Itu lho, tulisan-tulisan yang sering nangkring di tembok-tembok yang dijumpai saat kita lewat jembatan layang atau terowongan jalan. Corat-coret ga jelas, merusak keindahan kota? Eits, tunggu dulu. Grafiti itu bukan sembarang corat-coret tembok, namun merupakan tulisan-tulisan yang dibuat secara artistik, unik, kadang dilengkapi dengan gambar dari aerosol (cat semprot), dibuat dengan perencanaan yang matang dengan memperhatikan kombinasi pewarnaan yang semenarik dan seindah mungkin. Pembuat grafiti ini disebut ‘bomber’. Bagi para bomber, grafiti ini justru merupakan salah satu bentuk seni yang memperindah kota! Grafiti juga bisa dijadikan sebagai sarana para bomber untuk menyuarakan kepedulian mereka akan lingkungan atau realita yang terjadi di negeri ini.

Meskipun para bomber bebas menuangkan kreasi mereka, namun diantara sesama bomber tetap ada kode etik yang harus dipatuhi. Yang terpenting dari kode etik tersebut adalah: sesama bomber dilarang merusak apalagi menimpa grafiti yang dikerjakan oleh bomber lain. Dan masalah inilah yang mengawali novel ringan yang berkisah tentang para bomber ini.

Brantac, nama bomber di Jakarta yang beranggotakan Anjas, Didit, Chandra, Ipung, Gege dan Roni, mendapati grafiti mereka ditimpa oleh bomber lain yang tak dikenal. Tentu saja mereka kesal, marah dan penasaran terhadap bomber pembuat masalah itu. Apalagi ternyata bukan hanya Brantac saja yang mengalami hal ini. Bomber tak dikenal itu juga sempat menimpa grafiti yang dibuat oleh beberapa bomber lainnya.

Api perseteruan mulai tersulut. Puncaknya, terjadi perkelahian di malam saat Anjas dan Roni tanpa sengaja memergoki bomber amatir pengacau itu yang tengah menimpa grafiti milik kelompoknya. Akibatnya, mereka berdua harus bergelut dengan takdir di meja operasi. Nyawa mereka di ujung tanduk. Padahal saat itu Anjas tengah menghitung hari “H” pernikahannya. Dan Roni, anggota Brantac termuda yang masih SMA itu kondisinya lebih kritis, masuk ICU. Entah dari mana biaya perawatannya harus ditebus. Kasihan emak dan adiknya.

Jelas saja anggota Brantac yang lain semakin geram. Mereka berusaha mencari jejak penganiaya Anjas dan Roni. Mereka juga sangat gelisah dan cemas dengan keadaan kedua kawan mereka itu. Saat itu mereka telah mendaftar kompetisi grafiti se-Indonesia yang digelar di Bandung. Gara-gara insiden tersebut, mereka berangkat ke Bandung tanpa Anjas dan Roni. Gara-gara itu juga, mereka hanya bisa mengikuti satu kelompok, padahal awalnya mereka sudah mendaftar untuk dua kelompok, dengan sketsa grafiti hasil kreasi Anjas dan Roni. Mereka bertekad untuk memenangkan hadiah utama kompetisi ini, uang 5 juta rupiah. Mereka harus jadi juara pertama! Harus! Mereka butuh uang itu untuk membantu menebus biaya perawatan Roni.

Berhasilkah mereka menjadi juara pertama?
Yang jelas, disinilah solidaritas dan keajaiban pertemanan diantara Graffiti Lovers dapat kamu temui. Benar-benar menggugah dan mengharukan. Selama membaca novel ini, memang terasa kental sekali ikatan persahabatan yang terjalin diantara para bomber tersebut.
Persahabatan memang merupakan tema utama yang diangkat dalam novel ini. Kisahnya sederhana, dituturkan lewat dialog-dialog lepas dengan bahasa keseharian yang segar ala anak muda, tanpa banyak narasi. Dialog-dialognya juga kocak, ngocol, namun dibalik itu secara halus ‘menyentil’ kebiasaan-kebiasaan kurang baik yang seolah telah ‘dimaklumi’. Seperti menertawakan kenaifan sendiri sebagai cermin masyarakat, begitu komentar Pipiet Senja. Hanya saja, yang membuat novel ini unik, kisah persahabatan yang diangkat adalah di kalangan para bomber, membuat kita menengok sejenak ke dunia para bomber, yang mungkin bagi sebagian kita tidak pernah membayangkannya. Dan tentu saja membaca novel ini memberi wawasan baru, atau setidaknya kita dapat berkenalan dengan apa itu grafiti dan bagaimana serba-serbi dan proses membuatnya.

 
6 Comments

Posted by on January 5, 2008 in Buku-ku

 

6 responses to “The Graffiti Lover

  1. eko

    October 25, 2008 at 2:00 pm

    ….gw blum baca novelny tp kayakny klo gw baca rasesensiNy…..keren broooo…tema ny asli asyik…..BOmBeR foreveR……..freaKsss……

    Like

     
  2. eko

    October 25, 2008 at 2:24 pm

    …eeeeeemmm kyakny novelisssny bommber jg kan…..

    Like

     
  3. eko fajar d

    January 11, 2009 at 3:13 am

    crazyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy

    Like

     
  4. de'brenk

    January 1, 2010 at 6:47 am

    buku ini keren abis… gw dah baca ampe tamat… gila ampe nangis gw.. saluut lah….

    Like

     
  5. puput

    September 24, 2011 at 8:21 am

    kalau mau pesan bukunya gimana yah, atau ada gag di gramed ??

    Like

     
  6. puput

    September 24, 2011 at 8:22 am

    kalau mau beli bukunya gimana yah ?? dimana ??

    Like

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: